Tuesday, January 21, 2020

Makam Pemuda yang Tewas Dibongkar

Makam Tadarus Faris Lukman Hakim dirombak. Perombakan dikerjakan bersamaan dengan penyidikan pada kematian pria 23 tahun itu dengan sangkaan pengeroyokan.



Perombakan makam Tadarus dikerjakan mulai jam 08.00 WIB. Perombakan menyertakan 15 personil dari team Inafis serta Instalasi Kedokteran Forensik serta Medikolegal RSUD Sidoarjo.

Baca Juga : Pengertian Perencanaan

Perombakan di TPU Dusun Sigit itu dipadati beberapa ratus masyarakat. Tetapi masyarakat tidak dapat mendekat sebab polisi sudah membentangkan police line ke arah makam.

Kapolsekta Prambon AKP Sumarsono menjelaskan Tadarus wafat pada Selasa (14/1). Tadarus meninggal disangka sebab penganiayaan yang dikerjakan oleh kawanan orang yang belum didapati. Polisi lakukan perombakan makam untuk cari beberapa bukti serta bukti yang mengakibatkan Tadarus wafat.

"Kami telah minta izin pada keluarga," kata Sumarsono pada wartawan di tempat perombakan mayat, Rabu (22/1/2020).

Autopsi tersebut dikerjakan dalam tempat perombakan. Sesudah autopsi usai jasad korban dikembalikan seperti aslinya.

Baca Juga : Perencanaan Adalah

"Proses autopsi usai seputar jam 11.25 WIB. Tetapi kami belum dapat mengemukakan dengan detil hasil autopsi itu. Kelak hasil autopsi akan dikatakan waktu launching di Mapolresta Sidoarjo," jelas Sumarsono.

Tadarus meninggal disangka jadi korban penganiayaan atau pengeroyokan di muka salah satunya warkop di Dusun Sigit Desa Kedung Kembar Kecamatan Prambon Sidoarjo.

Selanjutnya korban diantar pulang ke tempat tinggalnya dalam kondisi cedera lebam dari muka korban, pada Minggu (12/1).

Selasa (14/1) siang, korban dibawa ke Klinik Pratama, Prambon. Lihat keadaan korban yang makin kronis. Faris selanjutnya dirujuk ke RS Partner Sehat Prambon. Seputar jam 17.00 WIB, korban dikatakan wafat.

No comments:

Post a Comment