Program pemberdayaan wanita Pemkot Surabaya akan diadopsi oleh Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati. Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan memberi dukungan penuh.
"Sebenarnya kemungkinan yang didorong itu ialah bagaimana mengubah pendekatan. Jika saya contohnya dibawa Ibu Menteri PPPA ke beberapa daerah, yang butuh didorong untuk dapat naik saya siap," kata Risma pada wartawan di dalam rumah dinas wali kota, Jalan Enak Malam, Senin (9/12/2019).
Baca Juga : Pengertian Paragraf
Risma memberikan tambahan, waktu jadi pembicara di luar negeri dengan bawa topik urban farming, beberapa orang yang hadir untuk dengarkan keterangan darinya. Menurut Risma banyak diberi pertanyaan masalah program pemberdayaan wanita di Kota Surabaya.
"Sebab saya jika presentasi di luar negeri, itu banyak yang ingin belajar. Contohnya apa sich itu urban farming. Tiap saya usai bicara, mereka pada hadir apakah itu urban farming. Selanjutnya bagaimana itu usaha mendayakan wanita. Berarti, jika itu didorong terus begitu, mereka ada pula yang mengambil. Jadi saya siap," jelas Risma.
Program Pahlawan Ekonomi yang digerakkan Pemkot Surabaya telah berjalan semenjak 2010. Program itu bermula dari inspirasi Risma yang ingin beberapa istri dapat menolong perekonomian suami dalam rumah tangga.
Sukses di Program Pahlawan Ekonomi, Risma selanjutnya meneruskan dengan program Pejuang Muda. Dalam program itu memberi training teratur tiap akhir minggu, supaya beberapa pemuda dapat mandiri dengan produk yang digagasnya.
Baca Juga : Paragraf Adalah
Tidak itu saja, Risma mempunyai program untuk selamatkan beberapa anak jalanan. Mereka disatukan di Kampung Anak Negeri yang ada di Lokasi Wonorejo, Rungkut. Mereka dididik serta dilatih supaya mempunyai ketrampilan berdasar potensi semasing sampai dapat mandiri. Serta hasil produk binaan Kampung Anak Negeri telah rasio nasional.
"Jadi saya fikir, jika semua wilayah itu dapat terkondisikan, baik untuk pemberdayaan wanita atau perlindungan anak, untuk penuhi hak-hak anak, saya fikir satu waktu kita bisa menjadi bangsa yang hebat. Bangsa yang benar-benar kuat. Sebab selanjutnya kita punyai ekonomi yang kuat, beberapa anak yang kuat yang dapat melanjutkan perjuangan pahlawan-pahlawan kita," pungkas Risma.

No comments:
Post a Comment