Ketua DPP PAN Yandri Susanto yakini pertempuran penentuan Ketua Biasa PAN periode 2020-2025 tidak akan mengakibatkan kerusakan jalinan keluarga Amien Rais dengan Zulkifli Hasan (Zulhas). Yandri menyarankan seluruh pihak melihat positif kontestasi penentuan Ketua umum PAN.
"Pertempuran internal PAN tidak akan rusak persaudaraan, kekeluargaan, persahabatan, tidak rusak itu. Serta begitu jauh jika ingin dikaitkan-kaitkan pecah-memecah, ribut antarkeluarga, tidak sejauh itu," kata Yandri di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/12/2019).
Meski begitu, Yandri menyebutkan Amien memang mempunyai dampak yang besar di PAN. Ia menghargai bekas Ketua MPR itu jadi pendiri PAN.
Baca Juga : Pengetrian Transaksi
"Pak Amien pendiri, bagaimana ingin ngilangin (pengaruhnya)? Tidak kemungkinan itu, mencari kerjaan saja, tidak mungkinlah," ucapnya.
"Pak Amien harus kita hormati harus, kita hargai, sebab beliau pendiri, telah antarkami semua semacam ini. Tidak mungkinlah di hilangkan, darimanakah?" tambah Yandri.
Amien didapati sempat mengkritik beberapa kader PAN di rapat kerja nasional yang berteriak 'Zulhas dua periode'. Hal tersebut, menurut Yandri, adalah hak Amien. Ketua Komisi VIII DPR RI itu minta tidak ada faksi yang membenturkan Amien dengan kader-kader PAN simpatisan Zulhas.
"Ya itu hak Pak Amien-lah ya, punyai sikap semacam itu. Satu kali lagi, menurut saya, jangan dibenturkan restu-tidak restu, dampak siapa dampak. Di PAN tuch biasa. Lima tahun sekali kontestasi internal itu biasa. Sebab tetap yang proses internal itu dilewati dengan selamat. Berarti meskipun kongres sepanas apapun, lalu sesudah kongres akan guyub," tutur Yandri.
Baca Juga : Transaksi Adalah
Awalnya, anggota Dewan Kehormatan PAN, Dradjad Wibowo, yakini akan memperhitungkan dengan masak sebelum mencalonkan diri jadi caketum. Ia yakini satu diantara pertimbangannya ialah jalinan keluarga Zulhas dengan Amien Rais.
"Masalah apa Bang Zul akan maju ataukah tidak, itu seutuhnya hak Bang Zul mempertimbangkannya. Saya meyakini bang Zul akan lihat semua unsur dengan arif, dari mulai jalinan kekeluargaannya dengan Pak Amien, adat kepemimpinan PAN, sampai riwayat apa yang akan diberikannya pada PAN atau riwayat politik serta kepemimpinan di Indonesia," tutur Dradjad pada wartawan, Senin (9/12).

No comments:
Post a Comment