Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif menanyakan ada-tidaknya kepala organisasi piranti wilayah (OPD) dalam kunjungan kerja Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ke Australia. Nurdin menjelaskan harusnya ada OPD yang turut serta ke depan legislatif ikut juga.
"Semestinya ada yang turut serta ke depan kami telah bangun persetujuan tiap kunjungan Gubernur ada legislatif yang turut," tutur Nurdin pada detikcom, Rabu (9/10/2019).
Baca Juga : Kelompok Sosial
Nurdin menerangkan, kunjungan kerja ke Australia adalah undangan spesial dari Pemerintah Australia. Undangan itu telah 2 kali dipending oleh Nurdin sebab beberapa aktivitas di Pemprov Sulsel.
"Kesempatan ini kami tidak enak pada pemerintah Australia telah 2x terlambat penuhi undangan, sesaat sekarang dewan masih repot untuk masalah internal sebab barusan dilantik. Jadi kami putuskan pergi saja dahulu penuhi undangan," jelas Guru Besar Pengetahuan Kehutanan Unhas ini.
"Kasihan Konjend Australia di Makassar jika saya menunda terus seolah kami tidak serius. Insya Allah jika dewan telah konstan, ketua definitif telah dilantik baru kami bikin gagasan bersama dengan," sambungnya.
Baca Juga : Pengertian Kelompok Sosial
Selanjutnya Nurdin mengutarakan gagasan kunker ke Australia sempat terlambat sebab demonstrasi mahasiswa sampai berkaitan pengungsi keonaran Wamena yang datang di Sulsel.
"Saya mustahil pergi keadaan Sulsel semacam itu. Tetapi sesudah kami berikan ke Konjend Australia nyatanya telah ditata semua, serta konsul mudanya telah di Melbourne menanti serta agendanya telah terencana semua. Untung saja kondisi di Sulsel telah aman jadinya pergi," katanya.
Awalnya dikabarkan, Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif menanyakan ada-tidaknya OPD yang turut kunjungan kerja Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah ke Australia. Ia menanyakan tempat team gubernur untuk pemercepatan pembangunan (TGUPP) di kunker itu.
"Jika saya lihat foto-foto yang tersebar di sosmed Pak Gubernur kan turun ke Australia mengevaluasi masalah pertanian, perternakan, dan sebagainya, jadi jika juga contohnya TGUPP pergi tanpa ada dinas (OPD) ya bagaimana kelak?," tutur Syaharuddin di Gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu (10/10).
Baca Juga : Kelompok Sosial Adalah
Didapati, Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mendapatkan undangan spesial dari Pemerintah Australia. Dalam rilisnya, Selasa (8/10), Nurdin disebut lihat langsung manajemen pengairan pertanian dari kolam spesial yang berteknologi GPS serta bisa dikendalikan melalui aplikasi hp, mengairi lahan-lahan pertanian yang ditingkatkan perusahaan Netafim.
Nurdin menjelaskan manajemen pengendalian air dengan skema pipanisasi seperti di Australia akan diaplikasikan tahun ini dalam program peningkatan tanaman jagung di tempat seluas 200 hektar di Kabupaten Takalar.

No comments:
Post a Comment