Monday, September 16, 2019

Kisah Mualaf: Pria Inggris Jadi Mualaf

SEORANG pria Inggris bernama Mat Serta masuk Islam sesudah pelesiran ke Asia Tenggara, persisnya ke Malaysia. Cerita mualaf ini berawal saat Mat Serta tidak menyengaja berbahasa Melayu, selanjutnya dia tertarik pada budaya Negeri Jiran itu, dan selesai masuk Islam.

Sesudah jadi mualaf, Mat Serta sekarang tinggalkan semua rutinitas lamanya yang berlawanan dengan Islam. Dikutip dari BBC Indonesia pada Senin (16/9/2019), tersebut cerita mualaf Mat Serta atau sekarang diketahui jadi Mohammed Kareef Daniel Abdullah:



Tumbuh di kota kelas menengah Cheltenham di Cotswolds, Inggris, kehidupan Mat Serta bukan hal yang mengagumkan. Dia tidak senang pada proses belajar di sekolah, tapi berpotensi dalam permainan kriket. Dia sudah pernah sebagai wakil Gloucestershire dalam arena kriket kelompok umur muda.

Baca Juga : Dasar Negara

Tetapi waktu remaja, kriket tidak jadi perhatiannya. Mat Serta saat itu temukan kesenangan baru dalam musik serta pesta. Dia putus kuliah. Mat Serta sering diketemukan di pub serta kerja di toko baju.

Pada 2008, Mat Serta merasakan uang yang ditabungnya cukup untuk mengongkosi perjalanan ke Asia Tenggara. Saat itu dia berkelana bersama dengan beberapa rekan. Walau kembali pada Inggris sesudah beberapa waktu di lokasi itu, akhir 2008 Mat Serta putuskan untuk kembali pada Asia Tenggara.

Dia tidak paham jika ketetapan itu akan merubah hidupnya selama-lamanya. Dia selesai di pulau kecil bernama Pulau Kapas di pantai timur Malaysia.

Daripada habiskan waktu melancong bersama dengan pejalan asal Barat, Mat Serta memasukkan dianya ke pergaulan dengan masyarakat ditempat di pulau itu. Tidak perlu waktu lama baginya untuk pelajari bahasa setempat--yang dia anggap bahasa Melayu, bahasa penting Malaysia.

Baca Juga : Pengertian Dasar Negara

Dalam perjalanan ke Kuala Lumpur, seseorang asisten toko tidak dapat mengerti ucapannya. Mat Serta terakhir sadar kesalahan bahasanya, lalu pelajari dialek lokal bernama Terengganu. Dialek itu dikatakan seputar satu juta masyarakat asli di negara sisi Terengganu.

Awalannya Mat Serta berkecil hati. "Saya seperti orang kalut bila pergi ke lain tempat," tuturnya. Tetapi ketidaksengajaannya kuasai dialek Melayu ini dengan cepat pada akhirnya membuat Serta jadi figur yang baru. Satu dobrakan lalu tampil di seputar Mat Serta saat menyebar berita mengenai seseorang pemuda Inggris yang kuasai bahasa lokal dan jalani langkah hidup ditempat.

Seseorang siswa dari Kuala Lumpur diam-diam mendokumentasikan langkah Mat Serta bicara Terengganu. Video itu sekarang sudah dilihat beberapa ratus ribu kali di YouTube.

Crew tv dari Kuala Lumpur hadir untuk menawari Serta tampil di muka camera. Tidak lama sesudah mengerti bakatnya, Serta disodori memandu seri perjalanan tv bertopik Haramain Backpackers - Trans Siberian.

Demikian program TV itu tampil, kehidupan Mat Serta beralih dalam tadi malam. Serta sekarang diketahui ke mana juga ia pergi. Dan mempunyai 838 ribu penganut di Instagram.

Sesudah seri ke-2, tampilan Mat Serta semakin banyak. Ia memandu acara masak walau tidak dapat memasak. Mat Dan jadi penyiar radio di Manis FM dan penampil reguler dalam suatu acara percakapan Malaysia.

"Tiap toko, tiap tempat makan, tiap jalan yang dilintasinya, Anda dengar gema pekikan 'Hei Mat Serta, Mat Serta!', yang hampir tetap selesai dengan rangkaian swafoto dengan orang asing."

Baca Juga: Dasar Negara Adalah

Kesaksian itu disebutkan rekan Mat Serta, Daniel Beames. Daniel berkunjung ke kawannya itu akhir 2017.

Walau awalannya nikmati ketenaran temannya, Daniel akui capek pada beberapa hal itu sesudah beberapa waktu. "Semua perhatian akan memerlukan waktu serta tidak seharusnya ada saat Anda berupaya mengakhiri suatu," tuturnya.

Tun Faisal, petinggi distrik Marang di Terengganu, menyebutkan tidak cuma bahasa gaul Terengganu yang memperbedakan Mat Serta dengan orang asing lain yang fasih berbahasa Melayu. "Pemahamannya mengenai bahasa Melayu serta budaya membuat jadi kepribadian yang unik di Malaysia," kata Faisal.

"Saya fikir keberhasilan terbesarnya ialah menyambungkan dianya dengan Terengganu, serta setiap saat orang memandangnya, mereka lihat Terengganu."

Sepanjang tinggal di Malaysia, Mat Serta masuk juga Islam. Pertemuan serta pernikahannya dengan wanita Muslim bernama Nurnadifa memberi warna cerita mualaf ini.

No comments:

Post a Comment